Bimtek Diving untuk Pemandu Wisata Lokal di Biduk Biduk Berau

Tanjung Redeb –

Sudah bukan menjadi barang baru lagi, kalau pulau Kaniungan yang berada di Kecamatan Biduk Biduk merupakan salah satu surganya bagi penyelam, selain keindahan lainya. Sehingganya warga lokal dipersiapkan untuk dapat memandu wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau ingin agar warga lokal di Biduk Biduk dapat menjadi pemandu wisata atau minimal punya  kemampuan untuk menyelam. Sehingganya pertengahan bulan Oktober tadi dilaksanakan bimbingan teknis pengenalan dasar diving yang dipusatkan di pulau Kaniungan.

Menurut keterangan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Syahriani S,sos bahwa bimtek ini dengan nara sumber Budi Agung Darmawan dan Teguh Prasojo dari Jakarta diikuti 30 peserta. Peserta diberikan pengenalan mengenai wisata perairan.Lanjut  tentang diving yang terdiri dari snorkling, free style dan scuba diving.

Awalnya dikenalkan  snorkeling yang merupakan aktivitas berenang di permukaan air dan melihat apa yang ada dipermukaa air. Alat yang digunakan adaa masker snorkel dan fin. Tentunya peserta juga diberikan perkenalan peralatan snorkeling dan scuba diving.Snorkeling berbeda dengan scuba diving yang menggunakan tabung udara saat menyelam.Pelatihan yang dilaksanakan mulai 16-19 Oktober ini di hari terakhir  ada praktek snorkeling dan scuba diving. Bimtek ini dibuka langsung Kepala Disbudpar Kaltim Tri Wahyuni dan Kadis Budpar Berau H Masrani. (bangun banua)

 

Bimtek Diving For Local Tour Guides In Biduk Biduk

It is not a new thing anymore, if Kaniungan Island in Biduk Biduk District is one of the paradise for divers, in addition to other beauty. So that local residents are prepared to be able to guide tourists who want to enjoy the beauty of the underwater.

The East Kalimantan Culture and Tourism Office together with the Berau Regency Culture and Tourism Office wants local residents in Biduk Biduk to become tour guides or at least have the ability to dive. So that in the middle of October there was a technical introduction to the basic introduction of diving, which was centered on the island of Kaniungan.

According to the Head of Tourism Destination Development, Syahriani S, sos, this bimtek with resource persons Budi Agung Darmawan and Teguh Prasojo from Jakarta was attended by 30 participants. Participants were given an introduction to aquatic tourism. Continuing diving which consisted of snorkeling, free style and scuba diving.

Initially introduced to snorkeling which is an activity to swim on the surface of the water and see what is in the surface of the water. The instrument used is a snorkel mask and fins. Of course, participants were also given the introduction of snorkeling and scuba diving equipment. Snorkeling is different from scuba diving which uses an air tube when diving. The training which began on October 16-19 on the last day there was a practice of snorkeling and scuba diving. This Bimtek was opened by the Head of East Kalimantan Disbudpar Tri Wahyuni ​​and Kadis Budpar Berau H Masrani. (bangun banua)

Post a comment

Book your tickets