Etika dan Public Speaking Wajib Dimiliki Duta Wisata

SETELAH mendapat pembekalan materi kebudayaan dan pariwisata, masih bertempat di Ballroom Hotel Grand Parama jalan Pemuda Tanjung Redeb, Minggu (30/6) jajaran calon Duta Wisata Berau 2019 kembali diberikan ilmu baru terkait public speaking atau bagaimana caranya berinteraksi di depan umum.

Tujuannya, selain untuk memberikan brave atau keberanian, juga sebagai penegasan bahwasannya seorang duta wisata nantinya akan selalu berhubungan dengan banyak orang, bahkan tidak menutup kemungkinan memberikan sambutan atau pidato di depan umum. Materi public speaking yang dijelaskan mendatangkan nara sumber seorang dosen Universitas Mulawarman Samarinda, Syamdianita.

“Seorang duta wisata selain memiliki keberanian memang haruslah memiliki dasar berbicara di depan umum karena akan selalu melakukan interaksi dengan banyak orang. Tak hanya itu, keahlian berbahasa asing juga wajib dimiliki karena nantinya wisatawan asing yang berkunjung ke Berau mayoritas menggunakan bahasa asing yakni bahasa inggris. Untuk itulah public speaking ini sangat diperlukan agar kalian bisa berkomunikasi lancar dengan wisatawan sekaligus mempromosikan wisata Berau ke taraf internasional,” jelasnya.

Tak hanya itu, materi etika kepribadian berupa cara duduk, berjalan, menyapa, berkomentar atau memberikan kritik dan cara berkenalan dengan orang lain atau tata cara memperkenalkan diri kepada orang lain.

Yang tak kalah penting adalah table manner (tata cara di meja makan) bagi seorang duta wisata. Terlebih, akan banyak jamuan makan ketika mulai menjalankan tugasnya mempromosikan pariwisata. Materi ini langsung diberikan oleh pihak hotel Grand Parama.  Calon duta wisata Berau diajarkan cara duduk yang benar di depan meja makan, menggunakan serbet makan, mengenali beragam jenis mangkuk dan piring makan hingga cara menggunakan sendok mulai dari sendok sup dan sendok makan, serta garpu dan pisau.

Setelah melewati semua tahapan pembekalan, para calon duta wisata tersebut akan menghadapi tes selanjutnya yaitu tes wawancara secara personal. Dimana pertanyaan yang dilontarkan juga seputar pengetahuannya tentang pariwisata Berau dan pariwisata nasional. Dari sinilah kemudian akan ditentukan 16 finalis dari 27 peserta yang akan lolos ke grand final yang akan digelar pada Selasa (2/7) malam di Balai Mufakat. (Bangun Banua)

 

Ethics and Public Speaking Must Have Ownership of Tourism Ambassadors

AFTER getting a briefing on cultural and tourism material, still held at the Grand Parama Ballroom at Jalan Pemuda Tanjung Redeb, Sunday (6/30) the ranks of the 2019 Berau Tourism Ambassador candidates were again given new knowledge regarding public speaking or how to interact in public.

The goal, in addition to giving brave or courage, also as an affirmation that a tourist ambassador will always be in touch with many people, not even the possibility of giving a speech or speech in public. The material of public speaking that was explained brought in a resource person from a lecturer at Mulawarman University Samarinda, Syamdianita. “In addition to having courage, a tourism ambassador must indeed have a basis for speaking in public because it will always interact with many people. Not only that, foreign language expertise is also mandatory because foreign tourists visiting Berau will mostly use foreign languages, namely English. For this reason, public speaking is needed so that you can communicate fluently with tourists while promoting tourism in Berau to international level, “she explained.

Not only that, the personality ethics material in the form of sitting, walking, greeting, commenting or giving criticism and how to get to know other people or procedures for introducing oneself to others.

No less important is a table manner (procedure at the dinner table) for a tourist ambassador. Moreover, there will be many banquets when starting to carry out their duties to promote tourism. This material is directly given by the Grand Parama hotel. Berau tourism ambassador candidates are taught how to sit properly in front of the dining table, use food napkins, recognize various types of bowls and dinner plates to how to use a spoon ranging from soup spoons and tablespoons, and forks and knives.

After passing through all stages of debriefing, the prospective tourism ambassadors will face the next test, namely a personal interview test. Where the questions raised were also about his knowledge of Berau tourism and national tourism. From here, 16 finalists will be determined from 27 participants who will qualify for the grand final which will be held on Tuesday (2/7) night at the Mufakat Hall. (Bangun Banua)

Post a comment

Book your tickets