Garuda Lirik Potensi Penerbangan ke Maratua

POTENSI  sektor pariwisata di Kabupaten Berau cukup besar khususnya dalam wisata bahari. Saat ini pemerintah daerah pun fokus dalam pengembangan sektor potensial ini. Namun persoalan yang terjadi dalam upaya pengembangan ini yaitu aksesbilitas ke sejumlah objek wisata. Persoalan ini pun dilirik oleh PT Garuda Indonesia sebagai peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dalam membantu pemerintah daerah.

PT Garuda Indonesia pun mulai melakukan penjajakan sebagai upaya awal dalam hal ini. Seperti yang terlihat Senin (23/7) siang di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, manajemen PT Garuda Indonesia mengelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mengumpulkan data-data pendukung dalam merealisasikan hal tersebut.

Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Disbudpar Mappasikra Mappaseleng, Branch Manager PT Garuda Indonesia Office Berau, Radityo Putranto didampingi Marketing Analisyt PT Garuda Indonesia Fina Octaria serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam pengumpulan data ini, PT Garuda Indonesia ingin melihat sejumlah potensi terkait potensi pasar, tingkat kunjungan wisatawan dan frekuensi transportasi. PT Garuda Indonesia juga ingin melihat tujuan pengunjung datang ke sana, apakah alasana bisnis atau pekerjaan, penumpang wisatawan, dan penumpang yang melakukan kunjungan ke relasi atau keluarga.

Branch Manager PT Garuda Indonesia Office Berau, Radityo Putranto didampingi Marketing Analisyt PT Garuda Indonesia Fina Octaria menyampaikan bahwa, PT Garuda Indonesia melihat potensi besar yang ada di Pulau Maratua untuk dikembangkan sebagai tujuan destinasi wisata, tidak hanya di tingkat nasional tapi internasional dengan melirik wisatawan mancanegara. Hal ini tak terlepas dari keindahan wisata Maratua yang telah dikenal oleh banyak wisatawan.

Saat ini, PT Garuda Indonesia juga disampaikannya memiliki tujuan untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata. Sebagai penyedia jasa penerbangan, membuka rute penerbangan ke Maratua diharapkan bisa memacu peningkatan sektor wisata ini. “Jadi kita lihat peluangnya sangat besar untuk dikembangkan lagi. Saat ini kita masih mengumpulkan data-data untuk sebagai bahan dalam kajian untuk mendukung rencana tersebut. Setelah itu akan kelihatan hasilnya, apakah kita membuka rute penerbangan langsung dari Jakarta ke Berau kemudian ke Maratua atau dari Balikpapan ke Maratua. Saat ini memang sudah ada rute penerbangan dari Balikpapan ke Maratua menggunakan maskapai Garuda tapi itu merupakan carter dari salah satu resort,” ujarnya.

Sementara Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung rencana tersebut. Ia menilai bahwa pembukaan rute ke Maratua ini akan membantu dalam mendukung pengembangan wisata di Berau. “Kendala kita selama ini adalah aksesmenuju objek wisata. Kalau memang ada kemudahan tentu akan membuat wisatawan sering berkunjung. Ini salah satu pendukung untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya.(bangun banua)

Post a comment

Book your tickets