Industri Pariwisata Harus Mempertahankan Kearifan Lokal

 KEPALA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani mengatakan, peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata sangat dibutuhkan, mengingat pariwisata sebagai salah satu sektor yang sangat potensial membawa efek dalam pembangunan di berbagai sektor, serta diyakini sebagai sebuah industri mesa depan yang mampu menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Di banyak negara, kepariwisataan merupakan sektor penting sebagai katalisator perkembangan perekonomian masyarakat, sebab industri pariwisata dipercaya dapat meningkatkan devisa negara dan daerah,” jelasnya.

Ditambahkannya, pariwisata berbasis masyarakat merupakan konsep mengembangkan potensi alam, budaya dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat yang didukung dan dijalankan oleh masyarakat.

Sehingga sedikit demi sedikit akan tercipta suatu kreativitas sehingga kedepannya mengembangkan pariwisata sudah mendarah daging dalam masyarakat.

“Tentunya hal ini tak terlepas dari campur tangan Pemerintah Daerah untuk mendukung konsep pembangunan dan perekonomian dengan menempatkan pariwisata sebagai kekuatan utama,” ujar Masrani.

Dilanjutkannya, pengembangan pariwisata tentunya tidak selalu berkiblat pada modemisasi, tradisi dan niIai serta pemikiran yang mengarah pada negara-negara barat yang keuntungan pariwisatanya hanya oleh kaum kapitalis dan para pemilik modal besar.

“Justru masyarakatnya tidak mendapat keuntungan dan tidak pula diberdayakan dalam pengembangan pariwsata tersebut,” tukasnya.

Ditambahkannya, pengembangan pariwisata Kabupaten Berau sejatinya adalah tetap mempertahankan kearifan lokal yang ada tanpa tergerus sedikitpun oleh konsep pariwisata dengan gaya kebarat-baratan.

“Dengan terciptanya kearifan lokal pariwisata Kabupaten Berau yang memiliki banyak budaya, nantinya akan terbentuk wisata khas pariwisata Kabupaten Berau yang jarang dapat ditemui di daerah manapun,” harapnya.

Menurutnya, pariwisata terbukti bisa mangangkat kehidupan masyarakat, karena sektor ini mampu menggerakkan perekonomian di segala lapisan masyarakat dengan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu mampu mendorong pertumbuhan pembangunan dan pengembangan daerah,” ujar Masrani.

Namun perlu disadari bahwa upaya – upaya pengembangan pariwisata yang dilaksanakan oieh pemerintah sangat membutuhkan dukungan penuh dan partisipasi aktif masyarakat. “Suatu pembangunan dalam bidang apapun pasti tidak terlepas dari unsur kualitas, kuantitas, dan kesiapan sumber daya manusia yang ada,” tukasnya.(Bangun Banua)

 

The Tourism Industry Must Maintain Local Wisdom

HEAD OF Berau Culture and Tourism Office (Disbudpar), Masrani, said that community participation in the development of tourism partnerships is urgently needed, considering tourism as a sector that has the potential to bring effects to development in various sectors, and is believed to be a future industrial industry that can absorb labor, and improve the quality of life of the community in a better direction.

“In many countries, tourism is an important sector as a catalyst for economic development in the community, because the tourism industry is believed to be able to increase the foreign exchange of the country and regions,” he explained.

He added, community-based tourism is a concept of developing the potential of nature, culture and traditions that are owned by people who are supported and run by the community.

So that little by little will create a creativity so that in the future developing tourism is ingrained in society.

“Of course this is not separated from the interference of the Regional Government to support the concept of development and the economy by placing tourism as the main force,” said Masrani.

He continued, tourism development is certainly not always oriented towards modernization, tradition and culture and thoughts that lead to western countries whose tourism benefits are only by capitalists and big capital owners.

“It is precisely the people who do not benefit and are not empowered in the development of tourism,” he said.
He added, the development of Berau Regency tourism is actually still maintaining the existing local wisdom without being eroded at all by the concept of tourism with a westernized style.

“With the creation of the local wisdom of tourism in Berau Regency which has many cultures, later it will form a distinctive tourism tourism in Berau Regency which is rarely found in any area,” he hoped.

According to him, tourism is proven to be able to lift people’s lives, because this sector is able to move the economy in all walks of life with a direct impact on people’s welfare.

“In addition, it is able to encourage the growth of regional development and development,” said Masrani.

But it should be realized that tourism development efforts carried out by the government desperately need full support and active participation from the community. “A development in any field is inseparable from the quality, quantity, and readiness of existing human resources,” he said.(Bangun Banua)

Post a comment

Book your tickets