Kunjungan Objek Wisata Berau Didominasi Wisman

MESKIi bulan Ramadan, namun sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau tetap ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan, data dari sejumlah pengelola resort dan penginapan di Pulau Derawan dan Maratua, kunjungan wisatawan di kedua pulau ini masih cukup tinggi.

Data Dinas Priwisata, sejak bulan Januari 2018 saja, ada 17 ribu wisatawan yang berkunjung. Jumlah ini meningkat pada bulan Februari menjadi 22 ribu wisatawan.

Namun berbeda dengan hari-hari biasa, pada bulan puasa ini, mayoritas pengunjung objek wisata di Berau, terutama wisata bahari didominasi oleh  wisatawan mancanegara. “Mayoritas wisatawan asing yang menghabiskan tiga hari sampai satu minggu. Wisatawan lokal tetap ada, tetapi biasanya pada libur akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu saja,” kata Mappasikra, Kamis (31/5).

Dirinya memperkirakan, jumlah kunjungan wisatawan akan melonjak pada saat libur lebaran nanti. Terutama saat H-3 Lebaran. “Biasanya H-3 sampai seminggu setelah lebaran, jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat bahkan bisa mencapai 3.000 pengunjung per hari,” ungkapnya.

Selain wisata kuliner dan wisata budaya, Kabupaten Berau memiliki objek wisata unggulan, yakni wisata bahari seperti Danau Labuan Cermin di Kecamatan Bidukbiduk, Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Sangalaki dan Pulau Kakaban. Ada juga Pantai Talisayan di Kecamatan Talisayan. Di wilayah ini, wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan ikan hiu tutul.

Sementara jika wisatawan ingin melihat langsung habitat penyu dan penyu bertelur, bisa mengunjungi Pulau Sangalaki, Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Di ketiga pulau ini juga biasanya ditemukan ikan pari manta, ikan hiu hingga ikan paus.

Wisawatan juga bisa berkunjung ke sejumlah perkampungan, untuk bisa menikmati wisata budaya, seperti di Kampung Bena Baru dan Long Lanuk. Ada juga wisata air terjun Tembalang, objek wisata Goa Mulut Besar di Kecamatan Segah. Dan banyak lagi objek wisata lainnya di Kabupaten Berau.

“Objek wisata kita lengkap, hampir semua yang dicari oleh wisatawan dan peneliti dunia ada di Kabupaten Berau,” tandas Mappasikra. (bangun banua)

Post a comment

Book your tickets