Mata Dunia Tertuju di Pulau Maratua

JAUH  sebelumnya semua tidak membayangkan Pulau Maratua akan di bangun bandara, begitu juga jalan antar kampung akan terhubung. Semua itu menurut Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM tidak terlepas berkat doa semua masyarakat.

Mungkin saat ini Pulau Derawan lebih dikenal oleh wisatawan mancanegara. Namun, boleh jadi Pulau Maratua ini nanti akan lebih terkenal, mata dunia akan tertuju di Pulau Maratua setelah bandara diresmikan. Bukan tidak mungkin kedepannya nanti Kota Tanjung Redeb tidak dikenal wisatawan, tetapi yang dikenal justru Pulau Maratua.

Sebab menurut pengalaman Bupati Muharram beberapa waktu lalu di Jakarta bertemu sejumlah pejabat, sekelas tokoh nasional, gubernur, wali kota dan bupati nyaris tidak ada yang tahu nama Kabupaten Berau. Tetapi setelah Bupati Muharram, menyebut nama Pualau Derawan dan Pulau Maratua, para pejabat pun spontan langsung menjawab tahu. “ ini menandakan Pulau Maratua lebih dikenal dari pada Kabupaten Berau,” Ungkapnya.

Karena itu Bupati mengajak warga Pulau Maratua bersyukuri, dan rasa bersyukur tersebut memanfaatkan atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Oleh karena itu Bupati Muharram mengingatkan kepada warga setempat, memanfatkan kekayaan alam Pulau Maratua ini dengan baik, jangan sampai melakukan kezaliman kepoada Allah SWT, salah satunya mengurangi keindahan alam dengan cara tidak benar, diantaranya mencari ikan dengan menggunakan bom atau racun. “ Sehingga mengakibatkan banyak terumbu karang yang hancur, ikan yang menghiasi alam bawah laut banyak yang mati,” tegasnya.

Akibatnya, wisatawan yang rela terbang ke Berau dari daerah eropa, yang notabene rela terbang membutuhkan waktu antara 23 hingga 24 jam, karena ingin melakukan daifing atau menyelam berjam – jam akhirnya kecewa, dan bisa dipastikan wisatawan mencanegara ini tidak akan mau kembali ke Berau, khususnya ke Pulau Maratua. “ Karena tujuan mereka ke Pulau Maratua hanya ingin menyelam berjam – jam menikmati keindahan alam dibawah laut. Kalau keindahan alam dibawah laut hancur, pasti ngak mau berlama – lama dan nggak mau kembali ke Maratua,” ujarnya.

Oleh sebab itu Bupati Muharram berharap kepada nelayan setempat agar menangkap ikap dengan cara – cara yang ramah lingkungan, agar kelestarian alam dibawah laut tetap terjaga dengan baik.
Karena keindahan alam Pulau Maratua inilah yang membuat pembangunan di Pulau Maratua ini menjadi perhatian semua pihak. Baik pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat. Pada tahun 2019 nanti, semua jalan yang menghgubungkan emapt kampung akan dihitamkan semua.

“ Tidak ada kecamatan yang begitu dimanjakan, dan tidak ada pula kecamatan yang begitu diperhatikan pemerintah, selain Kecamatan Pulau Maratua ini. Karena itu semua jalan penghubung antar kampung akan dihitamkan, tahun 2019 mendatang listrik akan masuk dan nyala 24 jam di Pulau Maratua ,” Jelasnya.

Karena itu Bupati juga mengajak warga setempat untuk sama – sama berkomitmen menjaga lingkungan yang bersih, sebagainmana yang pernah dilakukan jajaran Pemkab Berau beberapa waktu lalu bersih – bersih pantai. Tetapi hal itu dilakukan semata – mata untuk mensuport warga setempat, agar dapat menjaga lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. (Bangun Banua)

Post a comment

Book your tickets