Membangun Kualitas Destinasi Pariwisata Dengan Melestarikan Budaya Lokal

Kualitas suatu destinasi pariwisata salah satunya dapat diukur dari seberapa perdulinya masyarakat lokal dalam menjaga budaya yang ada. Keinginan masyarakat dalam melestarikan budaya dengan mewariskan ke generasi muda adalah suatu daya tarik yang dapat dikemas menjadi suatu atraksi wisata. Disamping sebagai atraksi wisata , hal ini untuk menanamkan rasa cinta tanah air.

Kegiatan komunikasi sosial yang diprakarsai oleh Kodim 0209 Tanjung Redeb dengan menggelar seni budaya ,khususnya bidang seni tari adalah suatu perwujudan pelestarian budaya lokal dan menanamkan rasa cinta tanah air pada generasi muda. Dengan demikian generasi muda dapat mencintai budayanya dan bangga akan budayanya serta mampu menghadapi pergeseran nilai dari luar yang dapat menggerus nilai nilai budaya lokal dan berdampak pada akulturasi budaya sehingga keaslian budaya lokal bisa hilang.

Dengan adanya edukasi , inovasi dan motivasi dari Kodim 0209 Tanjung Redeb ini dapat memberikan kontribusi besar bagi negara secara umum dan pariwisata kabupaten berau secara khusus. Harapan bagi kita bersama agar seluruh elemen masyarakat dapat melakukan hal yang sama, sehingga budaya yang ada dapat terjaga dengan baik dan menjadi suguhan atraksi wisata yang akan dinikmati wisatawan di destinasi wisata.

Dalam rangkaian acara ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui Kepala Bidang Bina Pemasaran dan Kerjasama, Hotlan Silalahi, SE, M.Sc memberikan suatu masukan dan dukungan serta testimoni pada acara ini, yang mana perlunya suatu kolaborasi pembinaan dan pelestarian budaya lokal dalam rangka melestarkan budaya yang ada untuk menumbuhkan rasa mencintai budaya yang ada dan menjunjung nilai nilai budaya yang berkembang di masyarakat, hal ini akan menjadi kemasan atraksi wisata. Dinas kebudayaan dan pariwisata mengucapkan terima kasih atas gagasan dan inovasi yang edukatif bagi masyarakat sebagai bentuk perwujudan komunikasi sosial. Dinas kebudayaan dan pariwisata mengharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mengembangkan diri dengan menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dan dapat meregenerasikannya kepada para pemuda sebagai pemegang estafet.

Acara dilaksanakan pada tanggal 27 agustus 2020.

Post a comment

Book your tickets