Pantai Maratua Harus Selalu Bersih Agar Masyarakat dan Wisatawan Nyaman

KOMITMEN Pemkab Berau agar wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara terus berkunjung di Kabupaten Berau, khususnya di Pulau Maratua terus direalisasikan, warga setempat pun diimbau Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM menjaga kebersihan lingkungan masing – masing, terutama di sepanjang bibir pantai, karena Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan yang ada di Bumi Batiwakkal.

Bupati Muharram tidak hanya memberikan imbauan kepada warga, tetapi bersama Wakil Bupati (Wabup), H Agus Tantomo berserta jajarannya, Sabtu (27/10), pun juga turun langsung ke lapangan melakukan bersih – bersih di sepanjang bibir Pulau Maratua.

Momen aksi bersih – bersih pantai ini bersamaan Bupati Muharram beserta romobongan melakukan kunjungan kerja di Pulau Maratua sejak, Jum’at ( 26/10) hingga Minggu (28/10), dengan dua agenda, yang pertama rapat kordinasi lingkungan Pemkab Berau, dan monitoring dan evaluasi (Monev) transper dana Alokasi Dana Kampug ( ADK ) APBD , Alokasi Dana Desa (ADD) APBN tahun anggaran 2015 hingga tahun 2018, dan dana pajak retribusi daerah di Pendopo Kecamatan Pulau Maratua.

Sebelum aksi bersih – bersih pantai, Muharram beserta rombongan melaksanakan  senam bersama di halaman pendopo. Setelah istirahat sejenak, Bupati beserta rombongan membersihkan pantai  diikuti warga sekitar pantai.

Disebutkan Muharram bahwa gerakan bersih pantai ini sifatnya memberikan motivasi dan dorongan utamanya bagi warga dan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemkab Pulau Maratua sadar akan kebersihan. Karena kebersihan pantai juga adalah lingkungan wajib dijaga demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
“Kebersihan Pulau Derawan adalah tanggung jawab kita bersama,dan pemilik penginapan yang ada di sepanjang pantai. untuk menjaga keindahan pulau sebagai destinasi wisata dunia,” ungkap Bupati Muharram.

Kegiatan ini sekaligus menjalankan instruksi Menteri Dalam Negri dalam pelaksanaan bersih pantai serentak di Indonesia pada tanggal 28 Agustus. “Kita sudah melaksankannya duluan. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam menjaga kebersihan pantai di Maratua dan pulau – pulau lainnya,” terangnya.

Dalam peningkatan sektor pariwisata ini, tentu kebersihan menjadi salah satu faktor yang sangat mendukung program ini. Karena kebersihan ini menjadi point pertama yang dilihat oleh para wisatawan pada saat berkunjung. “Jadi kalau bersih tentu kesannya juga akan positif. Tapi kalau wisatawan ini datang dan dilihat pantai kita kotor pasti akan ada kesan yang negatif. Dan ini akan berpengaruh dalam tingkat kunjungan wisatawan kedepannya,” tegasnya.

Karena itu sampah yang ada di laut, lanjutnya Muharram, harus disikapi dengan serius. Pemerintah dan masyarakat wajib menjaga kebersihan daerah pesisir pantai dan membudayakan kesadaran masyarakat, untuk membuang sampah pada tempatnya. Sehingga daerah pesisir pantai Pulau Maratua bebas dari sampah, dan menarik untuk di jadikan tempat wisata yang lingkungan bersih dan asri .
Diharapkan, bahwa kegiatan bersih pantai ini memiliki efek yang luas karena menjadi contoh bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Pulau Maratua. “Intinya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, dan sepanjang pantai Pulau Maratua ini harus terbebas dari sampah ” tandasnya.

Kalau pun, sambung Bupati Muharram, jika warga setempat sepakat memberdayakan beberapa orang untuk fokus membersihkan pantai ini, dengan digaji melalui dana ADK, hal itu menurut Bupati Muharram tidak ada masalah. “ Kalau mau memberdayakan masyarakat setempat, yang khusus menangani sampah di bibir pantai ini, lalu honorya dibiayai ADK, itu tidak jadi soal, yang penting harus tanggung jawab terhadap kebersihan pantai ini,” pungkasnya.(bangun banua)

Post a comment

Book your tickets