Patung Presiden Soekarno Akan Berdiri di Pulau Maratua

PEMERINTAH Pusat melalui Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) berencana membangun lima patung Soekarno di wilayah perbatasan. Salah satu lokasi pembangunan ini akan dilakukan di Pulau Maratua yang menjadi daerah perbatasan dengan Negara tetangga.

Pembangunan ini merupakan Peraturan Kepala BNPP Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Monumen Kawasan Perbatasan Negara. Adapun lima daerah yang menjadi lokasi pembangunan ini yaitu Kawasan Lampu Satu, Belawan Kota Medan, Taman Pantai Kencana dan Simpang Bukit Arai Kabupaten Natuna, Pelabuhan Maratua Kabupaten Berau, Puncak Lose dan Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Desa Damau (Pulau Kabaruan) dan Pulau Sara’a Besar Kabupaten Kepulauan Talaud.

Hal ini sebagai salah satu upaya mewujudkan wilayah perbatasan sebagai beranda negara.

Terpilihnya Pulau Maratua dinilai sangat tepat. Dimana lokasinya yang menjadi salah satu pulau terluar di wilayah perairan Kabupaten Berau yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga Malaysia dan Filipina. Dengan berdirinya patung presiden pertama RI ini bakal menjadi ikon bagi pulau perbatasan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Berau pun telah menyediakan lahan untuk pembangunan ini. Lokasi tepatnya berada di depan Dermaga Maratua. Dimana ada lahan pemerintah daerah seluas 50 x 100 meter yang siap digunakan. Bupati Berau Muharram bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun telah melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat kesiapan lahan di sana.

Lokasinya pun dinilai sangat strategis untuk pembangunan patung ini. Karena posisinya yang mudah terlihat dari laut, sehingga kapal kapal yang melintas di perairan Maratua akan dengan mudah melihat patung tersebut. Selain itu topografi lahan yang berbukit dinilai sangat tepat.

Bupati Muharram menyampaikan bahwa dengan adanya pembangunan patung Soekarno ini menjadi kebanggan bagi daerah. Selain itu, lokasi yang berada di area pelabuhan laut ini dikatakannya juga akan menjadi daya tarik tersendiri. Termasuk daya tarik pariwisata karena posisi patung di sekitar pelabuhan, sehingga akan menjadi rest area atau tempat peristirahan wisatawan yang datang melalui jalur laut sebelum berwisata di pulau terluar ini.(bangun banua)

Post a comment

Book your tickets