Pemandu Wisata Berau Ikuti Uji Kompetensi

Para pemandu wisata Berau mengikuti uji kompetensi profesi.

PEMANDU Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwista (Disbudpar) bekerja sama Kementerian Pariwisata dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Nasional mengelar sertifikasi kompetensi sektor pariwisata bidang kepemanduan ekowisata di Pulau Derawan, Kamis (13/9). Kegiatan diikuti oleh 50 pemandu wisata di seluruh Berau. Kegiatan ini merupakan upaya dalam mempersiapkan tenaga SDM pelaku wisata yang berstandar.

Saat ini juga persaingan di sektor parwisata sangat tinggi, dengan pemberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tentu menuntut profesionalisme. Sehingga pembenahan dalam bidang SDM pelaku wisata ini harus mulai dilakukan. Dengan begitu menghasilkan pemandu wisata yang bersertifikat yang memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Kepemanduan Wisata (Tour Guide). Dimana juga saat ini Indonesia telah ikut menandatangani kesepakatan bersama yang tertuang dalam ACCSTP (ASEAN Common Competency Standard for Tourism Professionals).

Dalam uji kompetensi ini, para pemadu wisata akan digali kemampuannya dalam bidang kepemanduan wisata serta pengetahuan mengenai standarisasi yang harus dipenuhi dalam sektor wisata ini.

Disampaikan Manager ADM LSP Pariwisata Nasional, Ririen Soewondo, kegiatan uji kompetensi yang dilakukan ini merupakan bentuk persiapan dari pemerintah dalam menghadapi persaingan yang semakin tinggi bagi para pelaku wisata. Tentu hal ini juga untuk menciptakan tenaga-tenaga yang handal dan profesional untuk memajukan sektor pariwisata. “Kita berikan pembekalan kepada guide-guide lokal agar mereka juga percaya diri dan memiliki sertifikasi,” ujarnya.

Sementara Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan dengan ada uji kompetensi yang dilakukan ini dapat meningkatkan kualitas para pemandu wisata yang ada. Apalagi saat ini pemerintah juga fokus dalam pengembangan sektor pariwista. Tentu peningkatan kualitas dan profesionalisme para pemandu ini harus ditingkatkan lagi. “Wisatawan tentu akan lebih yakin dan percaya jika dipandu oleh pemandu yang bersertifikat,” katanya.

Ditambahkan salah seorang pemandu wisata yang mengikuti kegiatan ini, Yudi Rizal. Dengan adanya uji kompetensi ini mengharuskan para pemandu wisata untuk lebih serius lagi dalam meningkatkan kompetensinya. Karena dari pengalaman yang dihadapi selama ini, banyak wisatawan khususnya wisatawan mancanegara yang sering mempertanyakan seritifikasi para pemandu wisata. “Melalui kegiatan ini kita jadi tahu bahwa pemandu wisata ini bukan hanya sekedar membawa wisatawan saja tapi harus dituntut profesional. Karena ini berkaitan dengan kemajuan wisata di daerah kita. Kalau memang pemandu wisatanya profesional dan bersertifikat tentu memberikan nilai tambah kepada wisatawan,” pungkasnya. (Bangun Banua)

Comment(1)

  1. Businessonlinepharmacy says

    Thank you so much Shannon!! kissesbusiness online pharmacy

Post a comment

Book your tickets