Potensi Wisata, Jembatan Pulau Besing Harus Dipercantik

Keindahan jembatan Pulau Besing yang menghubungkan Kampung Pulau Besing dengan Kampung Merancang Ulu, sudah dikenal oleh masyarakat. Bahkan, jembatan ini sering menjadi tempat berswafoto ketika mereka melintas di jalur tersebut. Untuk itu, hal ini bisa menjadi potensi wisata yang cukup menarik untuk dikembangkan.

“Jadi setelah pertemuan dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Pulau Besing beberapa waktu lalu, kami menyarankan agar ke depannya, jembatan tersebut bisa lebih diberikan sentuhan agar lebih menarik, dan membuat masyarakat yang melintas tertarik untuk sekadar mengambil foto, dan ini menjadi potensi wisata selain melihat keindahan alam Pulau Besing sendiri,” jelas Kepala Seksi Destinasi Pariwisata Berau, Risma Rosehan, SE ketika ditemui Rabu (4/12).

Dikatakannya, tidak seperti jembatan gantung pada umumnya yang ada di Pulau Kalimantan yang menggunakan kayu ulin. Tetapi Jembatan Pulau Besing menggunakan struktur beton yang cukup kokoh sebagai akses satu-satunya, yang menghubungkan Kampung Pulau Besing dengan Kampung Merancang Ulu. Jembatan yang masih berumur sekitar 1 tahun ini selain menjadi akses satu-satunya juga cukup memudahkan para traveler yang akan mengunjungi Tanjung Batu.

Jadi, secara tidak langsung dengan adanya Jembatan Pulau Besing ikut meningkatkan pendapatan di sektor wisata. Tak jarang juga banyak wisatawan justru bersantai di Jembatan Pulau Besing dan mengambil beberapa jepretan di atas jembatan. Dan cukup selfieable tentunya dengan background jembatan serta sungai yang ada di bawahnya.

Pulau Besing merupakan pulau kecil di kawasan Sungai Berau. Untuk menuju ke pulau ini tidaklah sulit, hanya memakan waktu satu jam menggunakan kendaraan roda empat melewati jembatan pulau Besing yang dibangun 2016 lalu. Dan jika wisatawan berada di Tanjung Batu, bisa menggunakan speedboat menuju Pulau Besing.

Tourism Potential, Besing Island Bridge Must Be Beautified

The beauty of the Besing Island bridge that connects the Besing Island Village with the Designing Village of Ulu, is well known by the community. In fact, this bridge is often a photo spot when they cross the path. For this reason, this could be an interesting tourism potential to be developed.

“So after the meeting with the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) of Pulau Besing Village some time ago, we suggest that in the future, the bridge can be given more touch to make it more interesting, and make passers-by interested to just take photos, and this is a tourism potential. besides seeing the natural beauty of Besing Island itself, “explained the Berau Tourism Destination Section, Risma Rosehan, SE when met on Wednesday (4/12).

He said, not like a suspension bridge in general on the island of Borneo that uses ironwood. But the Besing Island Bridge uses a fairly solid concrete structure as the only access, which connects the Besing Island Village to the Ulu Merancang Village. The bridge, which is still around 1 year old, aside from being the only access, is also quite easy for travelers who will visit Tanjung Batu.

Post a comment

Book your tickets