Promosi Wisata Via Turnamen Mancing di Pulau Derawan

Tanjung Redeb

Mempromosikan wisata  Kabupaten Berau, tidak saja hanya tugas Disbudpar Kabupaten Berau, namun semua fihak merasa bertanggung jawab. Termasuk Dinas Pemuda dan olah raga, selain mengurusi olah raga, Dispora Berau juga turut membantu dunia kepariwisataan dengan even nya digelarnya. Melalui turnamen mancing  Piala bupati mulai 2-4 Agustus , bekerjasama dengan Persatuan Pemancing Berau (Permasau)  yang digelar di Pulau Derawan.

Menurut keterangan Kadispora H Dahri turnamen mancing ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan sebagai salah satu langkah mempromosikan pariwisata Berau. Apalagi para peserta yang akan mengikuti kegiatan ini tak hanya dari Berau saja tapi juga peserta luar daerah cukup banyak yang hadir.

Ia menyampaikan dengan hadirnya kegiatan ini akan menjadi momentum dalam peningkatan sektor pariwisata di Berau. Sekaligus meningkatkan olahraga rekreasi di Kabupaten Berau. “Antusias peserta pada tahun ini cukup tinggi. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, tentu menjadi event ini perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu disampaikannya, kegiatan memancing ini merupakan solusi untuk mengatasi destructive fishing yang terjadi saat ini. Dimana kondisi ini sangat mengancam ekosistem bawah laut di Kepuluan Derawan. Kerusakan yang terjadi tentu ini bisa menimbulkan dampak jangka panjang khususnya di sektor pariwisata.

Kedepannya ia berharap ajang ini bisa lebih meningkat lagi lagi bahkan menjadi event internasional yang mengundang berbagai Negara luar. “Kita rencanakan pada tahun depan sudah bisa ditingkatkan menjadi turnamen internasional,” katanya.

Pada tahun ini juga dikatakan, selain diikuti oleh kelas profesional, panitia juga menyelengarakan turnamen mancing tradisional yang diikuti oleh masyarakat Pulau Derawan. “Ini menjadi bagian dalam melibatkan masyarakat lokal untuk lebih peduli terhadap kondisi di perairannya. Sehingga terus menjaganya,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan lomba mancing tahun ini diikuti oleh puluhan peserta, total sebanyak 57 peserta dari dalam dan luar daerah turut serta memeriahkan kegiatan tahunan tersebut. Dari data panita, para peserta turnamen berasal dari Kutim 1 grup, Samarinda 4, Tarakan 4, Sangata 5, Balikpapan 2, Kubar 1, Makasar 1, Jakarta 1, Surabaya 1, Bontang 1, Kaltara 1 dan Berau sebanyak 35 grup. (bangun banua)

 

Tourism Promotion Via the Fishing Tournament on Derawan Island

Promoting Berau District tourism is not only the duty of the Berau Regency Disbudpar, but all parties feel responsible. Including the Department of Youth and Sports, in addition to managing sports, the Berau Dispora also helps the world of tourism with its events being held. Through the regent Cup fishing tournament starting August 2-4, in collaboration with the Berau Anglers Association (Permasau) which was held on Derawan Island.

According to the Head of Kadispora H Dahri, this fishing tournament is an annual event which is held as a step to promote tourism in Berau. Moreover, the participants who will participate in this activity are not only from Berau, but also quite many participants from outside the area were present. He said that the presence of this activity would be a momentum in improving the tourism sector in Berau. At the same time increasing recreational sports in Berau Regency.

“The enthusiasm of the participants this year is quite high. With the large number of participants, this event certainly needs to be increased,” he explained.

In addition, he said, this fishing activity is a solution to overcome the destructive fishing that is happening right now. Where this condition is very threatening underwater ecosystems in the Derawan Islands. This damage can certainly have a long-term impact, especially in the tourism sector. In the future, he hopes this event can be increased even more as an international event that invites various foreign countries.

“We plan to be upgraded next year to an international tournament,” he said.

This year it was also said, in addition to being attended by a professional class, the committee also held a traditional fishing tournament participated by the Derawan Island community.

“This is a part of involving local communities to be more concerned with conditions in their waters. So that they continue to protect them,” he concluded.

In this year’s fishing competition, dozens of participants took part, a total of 57 participants from inside and outside the region participated in the annual event. From the women’s data, the tournament participants came from Kutim 1 group, Samarinda 4, Tarakan 4, Sangata 5, Balikpapan 2, Kubar 1, Makasar 1, Jakarta 1, Surabaya 1, Bontang 1, Kaltara 1 and Berau as many as 35 groups. (bangun banua)

Post a comment

Book your tickets