Sendratari ‘Gema Iqra di Bumi Batiwakkal’ Warnai Pembukaan MTQ Kaltim ke 40

 SENDRATARI bertajuk Gema Iqra di Bumi Batiwakkal ‘ akan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 40 Provinsi Kalimantaan Timur pada 4 Mei  yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Hikmah  Tanjung Redeb Kabupaten Berau.

Aksi tarian kolosal bernuansa Islami ini  melibatkan 150 orang penari terdiri dari siswa SLTP dan SLTA di Tanjung Redeb, dan sebelumnya para penari ini sudah kerap tampil di pagelaran tari.

Menurut keterangan Drs H Hamdani sutradara sendratari, di halaman Masjid Agung , di sela sela melatih, menyebutkan bahwa sendratari ini khusus di buat untuk pembukaan MTQ Kaltim yang mana Berau sebagai tuan rumah.

“Sendratari ini naskah karya Endin Supandi, yang mana menceritakan tentang Agama Islam yang tumbuh di Kabupaten Berau sejak tahun 1731 masa pemerintahan kerajaan Sultan Zainal Abidin.Hingga  bahkan pada masa jaman kerajaan Gunung Tabur dan Sambaliung,” cerita Hamdani yang mantan Redaktur Harian Pagi Suara Kaltim dan Kaltim Post ini.

Dalam sendratari ini, mash cerita Hamdani mengambarkan agama Islam yang rahmatan lil alamin menuju masyarakat yang baldatun Thoiyibatun. Kekayaan sumber alam dan keindahan gugusan kepulawan Derawan, merupakan serpihan surga yang dilempar ke muka bumi dan harus di jaga dan dilestarikan masyarakat Kabupaten Berau.

Disebutkan Hamdani, meski waktu latihan yang cukup singkat, namun tidak kesulitan, karena penari yang terlibat dalam sendratari ini, merupakan penari yang telah terbiasa tampil dalam sendratari kolosal.

Jumlah penari memang dibatasi hanya 150 orang, mereka tampil di halaman Masjid yang mana tidak terlalu besar. Lain halnya tarian kolosal seperti di lapangan Pemuda pada Hari Jadi atau HUT Kemerdekaan RI.

Post a comment

Book your tickets