Tembudan Ditetapkan Sebagai Kampung Wisata

KAMPUNG Tembudan kecamatan Batu Putih cukup dikenal dengan keberadaan objek wisata Tulung (Telaga-red) Ni’ Lenggo, Taman Makam Pahlawan Raja Alam, wisata mangrove Tembudan, Air Terjun Tiga Bidadari,Lobang Gunung Tunggal  Danau Batu Langkup dan wisata Lobang Tulung Sawang dan Lobang Sawang. Dengan pertimbangan inilah bahwa sektor pariwisata merupakan penggerak perekonomian masyarakat sebagai salah satu sektor unggulan yang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Disebutkan Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Mappasikra Mapaselleng SE melalui Kabid Pengembangan Destinasi Hotlan Silalahi, bahwa untuk mewujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan diperlukan upaya diversifikasi  daya tarik wisata (alam, budaya dan buatan) yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat (community based tourism) .

“Perlu dibentuk kawasan wisata pedesaan, sehingganya Pemkab Berau menetapkan kampung Tembudan kecamatan Batu Putih sebagai kampung wisata di Kabupaten Berau, melalui keputusan Bupati Berau nomor 325 tahun 2018 karena memenuhi unsur unsur sebagai berikut,” paparnya.

Adapun unsur unsurnya, dipaparkan  masyarakat memiliki komitmen bersama untuk mengelola potensi wisata dan wilayahnya secara bersama memanfaatkan sarana dan prasarana masyarakat setempat untuk kepentingan kepariwisataan.

Dari sinilah Kampung Tembudan di tahun 2018 ini mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa berupa penerangan jalan umum (PJU) pengecoran jalan wisata dan home stay.

Sementara itu Kepala Kampung Tembudan Nur Iman menyebutkan di kampungnya, wisata sangat diminati terutama wisata ni Lenggo, antusias asayrakat yang berkunjung kurun awal tahun 2017 lalu hingga saat ini.

Obyek wisata ini dikelola BUMK (badan usaha milik kampung)  dan sebagai aset kampung .Ia mengatakan, keberadaan  hutan mangrove bisa melengkapi objek wisata alam Tulung Ni’ Lenggo. (bangun banua)

Post a comment

Book your tickets