Tidak Penuhi Standar Hotel ! Sanksi Administratif Hingga Pembekuan Usaha

SETIAP  usaha hotel di Indonesia  diwajibkan memiliki sertifikat dan memenuhi persyaratan Standar Usaha Hotel. Hal ini sudah tercantum jelas dalam Permen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor PM.53/HM.001/MPEK/2013 Bab II Pasal 4. Disitu juga dijelaskan jika usaha hotel yang dimaksud adalah hotel bintang dan non bintang, sehingga bagi yang tidak memenuhi ketentuan yang ada, tentunya akan mendapatkan sanksi baik administratif hingga pembekuan usaha.

Hal ini diungkapkan auditor pariwisata bidang usaha penyediaan akomodasi, Mohammad Zulkifli pada acara Bimtek Standar Usaha  Hotel, Kamis (25/10/2018) di Makmur Berau Hotel and Convention Center di Jalan Teuku Umar Tanjung Redeb.

“Sebelum dilakukan penilaian standarisasi hotel, sebut Mohammad maka setiap pengelola hotel wajib memenuhi beberapa syarat dasar seperti adanya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Dinas Perijinan, rekomendasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH), sistem sanitasi yang dikeluarkan Dinas Kesehatan, ijin Genset yang dikeluarkan oleh Dinas Pertambangan Provinsi, dan ijin pemasangan penangkal petir dan pengoperasian lift yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga kerja.”paparnya.

Jika semua persyaratan yang ditentukan tidak terpenuhi dan nilai yang didapat saat penilaian juga tidak memenuhi standar, maka akan ada sanksi yang diterima oleh pengelola hotel, yakni, teguran tertulis kesatu. Apabila dalam jangka waktu 40 hari kerja setelah diberikan teguran tertulis kesatu pengusaha hotel tidak memenuhi ketentuan juga, maka akan dikenakan teguran tertulis kedua.

“Setelah teguran kedua pun masih diberikan jeda 40 hari kerja untuk pengurusan, namun apabila tidak juga dapat memenuhi akan diberikan sanksi teguran ketiga. Puncaknya, apabila masih juga belum mengurus syarat dalam jangka waktu tertentu, akan diberikan sanksi pembatasan kegiatan usaha dan akhirnya bisa juga sanksi pembekuan usaha.” Paparnya.

Sedangkan untuk penilaian hotel non bintang yang didasarkan pada batas nilai tertentu yaitu 152, dan apabila hotel tersebut belum mencapai batas nilai yang ada, maka diharuskan memperbaiki dan memenuhi kekurangannya paling lambat 6 bulan. Dan jika dalam jangka waktu yang ada belum juga melakukan perbaikan, akan digolongkan ke dalam kelas hotel bintang yang lebih rendah.

“Untuk itulah saya sarankan agar pengusaha hotel ini bisa melakukan penilaian mandiri sebelum dinilai oleh auditor untuk melaksanakan sertifikasi usaha hotel. Ini juga memberikan kemudahan bagi pengusaha hotel untuk memahami standar usaha hotel dan Lembaga Sertifikasi Usaha bidang pariwisata untuk memperlancar proses sertifikasi,” terangnya.(bangun banua)

Post a comment

Book your tickets