Wendy dan Dzeta Duta Wisata Agai Ulai 2019

SOROTAN lampu di atas panggung dan sorak sorai penonton yang memenuhi Balai Mufakat di Jalan Cendana Tanjung Redeb pada Selasa malam (3/7) membuat semangat ke 18 finalis yang masuk tahap grand final pemilihan Duta Wisata Berau 2019 semakin menggebu. Tepuk tangan riuh gemuruh di setiap perkenalan masing-masing finalis membuat suasana tegang menjadi cair sehingga gelaran grand final dapat berjalan dengan lancar.

Tak hanya itu, busana daerah lengkap dengan aksesorisnya yang dipergunakan peserta agai dan ulai membuat mereka terlihat gagah dan anggun. Ini jelas terlihat dari langkah pasti yang ditunjukkan setiap finalis saat berjalan mengelilingi panggung. Ya,  finalis yang sudah melewati beberapa tahapan proses seleksi tersebut akhirnya akan dipilih lagi menjadi 5 pasang finalis dan 3 pasang finalis di babak grand final.

“Jadi, apa yang akan kamu lakukan jika kamu terpilih sebagai agai atau ulai duta wisata Berau 2019, terkait dengan masalah yang sedang ramai di medsos saat ini, kalau wisata Berau itu “mahal”? dan bagaimana sikap anda ketika mendengar kalimat Pulau Derawan yang diklaim sebagai wisata Kota Tarakan?”, tanya satu dari 3 juri saat memasuki babak penentuan juara duta wisata Berau 2019 yakni Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau, Hotlan Silalahi M Si.

Dan setiap pertanyaan yang dilontarkan juri pun dijawab dengan tegas oleh setiap finalis, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Dan jawaban yang mereka berikan di babak akhir itulah yang menjadi penentu kepada siapakah gelar juara atau gelar agai ulai duta wisata Berau 2019 akan diberikan.

Proses panjang sejak sepekan akhirnya memberikan gelar Agai Duta Wisata Berau 2019 kepada Wendy Hadi Wijaya dan Ulai Duta Wisata Berau 2019 kepada Aurelia Dzeta. Pasangan agai ulai tersebut mengalahkan ke 16 finalis lainnya.

“Selamat kepada pasangan agai dan ulai Duta Wisata Berau 2019 yang terpilih. Setelah mendapat gelar tersebut justru perjalanan baru dimulai. Mudahan dengan adanya gelaran pemilihan duta wisata ini bisa menjadi salah satu ajang berkompetisi positif bagi generasi muda khususnya di Berau. Juga bisa menjauhkan dari kegiatan negatif dan penggunaan narkoba,” jelas Bupati Berau Muharram dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau, Masrani.

Tak hanya juara dan runner up duta wisata, beberapa kategori lain juga diberikan kepada para finalis diantaranya best talent, best performance, duta intelegensia, duta terfavorit dan duta persahabatan. Hadir dalam malam grand final duta wisata Berau 2019, Ketua DPRD Berau Syarifatul Sya’diah, dan Wakil Ketua TP PKK Berau Fika Yuliana, yang juga didapuk sebagai pemberi piala dan selempang kepada juara dan runner up duta wisata Berau 2019. (Bangun Banua)

 

Wendy and Dzeta Tourism Ambassador Agai Ulai 2019

HIGHLIGHTING the lights on the stage and the cheers of the audience that filled the Consensus Center at Jalan Cendana Tanjung Redeb on Tuesday night (3/7) made the enthusiasm of the 18 finalists who entered the 2019 Berau Tourism Ambassador selection stage more exciting. Clamorous applause in each introduction of each finalist made the tense atmosphere become fluid so that the grand final event could run smoothly.

Not only that, regional clothing complete with accessories used by agai and ulai participants made them look handsome and graceful. This is clearly seen from the exact steps shown by each finalist while walking around the stage. Yes, the finalists who have passed the stages of the selection process will eventually be re-elected to be 5 pairs of finalists and 3 pairs of finalists in the grand final.

“So, what would you do if you were chosen as the one or after the Berau tourism ambassador in 2019, related to the problem that is currently busy in social media today, if Berau tourism is” expensive “? and what is your attitude when you hear the sentence Derawan Island claimed as a tourist city of Tarakan? “, asked one of the 3 judges when entering the 2019 Berau tourism ambassador determination stage, namely the Head of Tourism and Tourism Development Division of Berau Tourism and Culture, Hotlan Silalahi M Si.

And every question asked by the jury was answered emphatically by each finalist, both in Indonesian and English. And the answers they gave in the final round were the determinants of who won the title or the title of the 2019 Berau tourism ambassador.

The long process since a week has finally given the title of Agai Berau Tourism Ambassador 2019 to Wendy Hadi Wijaya and Ulai Duta Wisata Berau 2019 to Aurelia Dzeta. The original couple defeated 16 other finalists.

“Congratulations to the couple and the selected Berau Tourism Ambassador 2019. After getting the title, the new journey began. The ease with the event of the election of a tourist ambassador can be one of the places to compete positively for the younger generation, especially in Berau. It can also keep away from negative activities and drug use, “explained Berau Regent Muharram in his speech read by the Head of the Berau Tourism and Culture Office, Masrani.

Not only champions and runners-up of tourism ambassadors, several other categories were also given to the finalists including best talent, best performance, intelligence ambassadors, favorite ambassadors and friendship ambassadors. Present at the grand final night of the Berau tourist ambassador 2019, Chairman of the Berau DPRD Syarifatul Sya’diah, and Deputy Chairperson of the PKK Berau Fika Yuliana, who was also appointed as the giver of the trophy and sling to the champion and runner up of the 2019 Berau tourism ambassador. (Bangun Banua)

Post a comment

Book your tickets